Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras Pimpin Upacara Bendera Senin, 22 Mei 2023

SMA Negeri 1 Bireuen melaksanakan kegiatan Upacara Bendera Pada hari senin, 22/05/2023 di ikuti oleh seluruh dewan guru dan staff tata Usaha serta para Siswa siswi Kelas X dan XI dilaksanakan di Halaman SMA Negeri 1 Bireuen yang bertindak sebagai pelaksana upacara adalah Kelas X-IPS- A, di bawah arahan dan bimbingan Wali Kelas Leli Marlina, S.Pd.M.S.M, peserta Siswa dan siswi pelaksana upacara yang telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelumnya agar dapat tampil maksimal serta memberikan penampilan yang terbaik hari ini, Yang bertindak sebagai Pembina Upacara Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana Bapak, Muhammad Rachmad Fadhli, S.Pd dengan Tema : Lima Kunci Keamanan Pangan.
Dalam Sambutan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana Muhammad Rachmad Fadhli, S.Pd selaku Pembina Upacara dalam sosilaisasi ini memberikan pengarahan sekaligus memberikan materi terkait dengan lima kunci keamanan pangan. Disampaikan juga akan pentingnya konsumsi pangan B2SA yaitu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman. Makanan yang beragam agar mendapatkan gizi yang lengkap sementara kekurangan gizi mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan, kecerdasan dan produktifitas. Pola konsumsi pangan masyarakat yang masih menjadikan nasi sebagai bahan pokok sementara konsumsi sayur dan buah masih sangat rendah.Kepala Desa menutup materinya dengan menyampaikan tentang pemanfaatan pekarangan untuk mencukupi gizi, menghemat pengeluaran rumah tangga, meningkatkan pendapatan dan memastikan bahwa pangan yang kita konsumsi aman.
Adapun Lima Kunci Keamanan Pangan Sebagai Berikut :
- JAGALAH KEBERSIHAN
- Kenapa?
Walaupun kebanyakan mikroba tidak menyebabkan gangguan kesehatan, namun mikroba berbahaya tersebar luas di tanah, air , hewan dan manusia. Mikroba ini terbawa oleh tangan, serbet, dan peralatan terutama talenan dan kontak sedikit dapat mentransfer mereka ke makanan dan mengakibatkan penyakit akibat makanan.
- Cara:
Ø Mungkin selama melakukan pengolahan pangan
Ø Cucilah tangan sesudah dari toilet atau memengang benda kotor
Ø Cuci dan sanitasi seluruh permukaan dan peralatan yang digunakan untuk mengolah pangan
Ø Jagalah area dapur dan pangan dari serangga, hama dan binatang lainnya
- PISAHKAN PANGAN MENTAH DARI PANGAN MATANG
- Kenapa?
Pangan mentah, terutama daging sapi, daging unggas dan pangan hasil laut dan cairan yang ditimbulkannya, dapat mengandung mikroba berbahaya yang dapat mencemari pangan lainnya selama pengolahan dan penyimpanan
- Cara:
ü Pisahkan daging sapi, daging unggas dan pangan hasil laut dari pangan lainnya
ü Gunakan peralatan yang terpisah, seperti pisau dan telenan untuk mengolah pangan mentah
ü Simpan pangan dalam wadah untuk menghindari kontak antara pangan mentah dan pangan matang
- MASAKLAH DENGAN BENAR
- Kenapa?
Memasak pangan dengan tepat dapat membunuh hampir semua mikroba berbahaya. Penelitian menunjukan bahwa memasak pangan dengan suhu dalam 70oC dapat dipastikan aman untuk dikonsumsi. Pangan yang benar-benar harus diperhatikan ialah daging cincang, daging panggang utuh, daging potongan besar, ayam utuh dan pangan hasil laut.
- Cara
Ø Masaklah pangan dengan benar terutama daging sapi, daging unggas, telur dan pangan hasil laut.
Ø Rebuslah pangan, seperti sup sampai mendidih dan pastikan agar suhu dalamnya mencapai 70oC. Untuk daging sapi dan daging unggas, pastikan cairan dalam pangan bening, tidak berwarna merah mudah. Agar lebih yakin, ukur dengan thermometer
Ø Lakukan proses pemanasan pangan kembali secara benar
- JAGALAH PANGAN PADA SUHU AMAN
- Kenapa?
Mikroba dapat bekembang biak dengan cepat pada suhu ruang. Dengan menjaga suhu dibawah 5oC atau di atas 60oC, pertumbuhan mikroba lebih lambat/berhenti. Beberapa mikroba berbahaya tetap dapat tumbuh pada suhu dibawah 5oC
- Cara:
Ø Jangan membiarkan pangan matang lebih dari 2 jam di suhu ruang
Ø Simpan segera pangan yang cepat rusak ke dalam lemari pendingin (sebaiknya dibawah 5oC)
Ø Pertahankan makanan panas pada suhu lebih dari 60oC sebelum disajikan
Ø Jangan menyimpan pangan terlalu lama dalam lemari pendingin
Ø Jangan biarkan pangan beku mencair pada suhu ruang
- GUNAKAN AIR DAN BAHAN BAKU YANG AMAN
- Kenapa?
Bahan baku, termasuk air dan es dapat terkontaminasi oleh mikroba dan bahan kimia berbahaya. Racun dapat terbentuk dari pangan yang rusak dan berjamur. Memilih bahan baku dan perlakuan sederhana seperti mencuci dan mengupas kulit, dapat mengurangi resiko yang ada.
- Cara:
Ø Gunakan air yang aman atau beri perlakukan agar air aman untuk digunakan.
Ø Pilihlah pangan yang segar dan bermutu
Ø Pilihlah cara pengolahan pangan yang menghasilkan pangam aman
Ø Cucilah buah atau sayur, terutama yang akan dikonsumsi mentah
Jangan mengkonsumsi pangan yang sudah kadaluwarsa
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Prestasi Spektakuler: SMAN 1 Bireuen Luluskan 57 Siswa ke PTN Jalur SNBP 2026, Tembus UI hingga IPB
- Ready To Shine: SMAN 1 Bireuen Kembali Beraksi Pasca Lebaran
- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA NEGERI 1 BIREUEN JALUR PRESTASI 2026-2027
- Mengawali hari pertama masuk sekolah pada Bulan Suci Ramadhan 1447 H
- SELAMAT DATANG BULAN PENUH AMPUNAN. MARHABAN YA RAMADHAN
Kembali ke Atas






